Tips sukses penggemukan sapi potong – Secara umum, kebutuhan sapi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga tidak mampu dipenuhi oleh peternak lokal. Untuk menutupi kekurangan tersebut, akhirnya harus mengimpor dari luar negeri, terutama dari Australia. Kondisi ini tentu saja menjadi peluang emas yang tidak boleh disia-siakan oleh peternak lokal untuk membangun peternakan sapi. untuk memulai usaha ini tentunya harus mengetahui bagaimana tips sukses penggemukan sapi potong.
Usaha penggemukan sapi potong adalah usaha yang bagus dimana permintaan akan daging makin hari makin meningkat. Penggemukan sapi potong dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu sistem kereman, dry lot fattening, dan pasture fattening. Pakan yang digunakan dalam penggemukan berupa hijauan dan konsentrat. Hijauan diberikan 10% dari bobot badan, konsentrat 1% dari bobot badan, dan air minum 20â30 l/ekor/hari.
Peluang
1. Permintaan daging sapi setiap tahun semakin meningkat
Konsumsi daging sapi di Indonesia terus mengalami peningkatan, yaitu pada tahun 2006 tingkat konsumsi daging sapi diperkirakan 399.660 ton, atau setara dengan 1,70â2 juta ekor sapi potong (Koran Tempo 2008), sementara produksi hanya 288.430 ton. Pemerintah memproyeksikan tingkat konsumsi daging pada tahun 2010 sebesar 2,72 kg/kapita/tahun sehingga kebutuhan daging dalam negeri mencapai 654.400 ton dan rata-rata tingkat pertumbuhan konsumsi 1,49%/tahun (Badan Pusat Statistik 2005) dikutip dari Suryana (2008). Populasi sapi potong pada tahun 2007 tercatat 11,366 juta ekor (Direktorat Jenderal Peternakan 2007), populasi tersebut belum mampu mengimbangi laju permintaan daging sapi yang terus meningkat. Hasil dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa produksi daging sapi dalam negeri belum dapat memenuhi permintaan, sehingga usaha penggemukan sapi potong masih memiliki peluang.
2.  Perputaraan modal relatif singkat
Usaha penggemukan sapi potong sangat mudah dilakukan karena sapi dipelihara sekitar 3 – 6 bulan, umur bakalan sapi yang dibeli sudah dewasa kelamin yaitu berkisar 1,5 tahun – 2,5 tahun terutama sapi jantan. Sapi jantan mempunyai pertambahan bobot badan lebh tinggi dibanding sapi-sapi betina (Siregar, 2007). Menurut Sugeng (1996)Â mengatakan bahwa pada penggemukan sapi sistem kereman menggunakan bakalan sapi jantan umur 1 – 2 tahun dengan lama penggemukan 3 – 4 bulan. Lama penggemukan, jenis kelamin dan umur sapi yang dibeli berhubungan dengan perputaran modal, jadi semakin lama penggemukan maka semakin lama pula modal berputar.
3. Besarnya Keuntungan Usaha Penggemukan Sapi Potong
Besarnya keuntungan berhubungan dengan jumlah sapi yang dipelihara (Agromedia, 2011). contoh usaha penggemukan 10 ekor sapi potong selama 4-6 bulan dapat memberikan pendapatan bersih 10 – 15 juta rupiah. Belum lagi, keuntungan dari penjualan kotorannya sebagai pupuk kompos.
Kendala dan Solusi
Â
Kendala :
• Sulit memperoleh bakalan sapi berkualitas
• Harga daging sapi potong di pasaran normal tidak sebanding dengan biaya pakan yang dikeluarkan
• Kenaikan bobot badan sapi tidak optimal.
• Sulit pemasaran sapi potong
Solusi :
• Membeli bakalan sapi sendiri
• Beli bakalan sapi yang memiliki recording atau peternak berpengalaman dan terpercaya.
• Kita pilih jenis sapi yang sesuai dengan kondisi lingkungan tempat usaha kita (adaptasi yang bagus).
• Memanfaatkan limbah pertanian dan perkebunan.
• Lakukan survei ke pasar terrddekat untuk mengetahui cara menjual sapi di pasar tersebut
• Cari informasi dari interrnet, teman dan pedagang sapi yang ada di pasar
• Jika usaha sudah berjalan, para pembeli datang sendiri ke peternakan.
C. Hal yang harus dipersiapkan untuk tips sukses penggemukan sapi potong :
I. Kesiapan mental
Usaha penggemukan sapi potong merupakan usaha pemelihaan hewan yang harus betul diperhatikan dari pakan, kandang dan kesehatan. Ternak ini juga bisa mati, karena strees ataupun terkena penyakit, sehingga diperlukan kesiapan mental tentang resiko usaha ini dan tidak hanya memikirkan keuntungan.
II. Modal
Modal adalah sejumlah uang atau barang yang dikeluarkan untuk kegiatan-kegiatan pemeliharaan ternak diharapkan dapat menghasilkan ternak sesuai dengan keinginan sehingga dapat memberikan keuntungan. modal yang harus dalam usaha ini tidak hanya uang dan barang saja tetapi juga pengetahuan tentang pemeliharaan ternak dan pemasaran.
III. Manajemen
Manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, petnggerakan, pelaksanaan serta pengawasan dengan memanfaatkan ilmu dan seni agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Manajemen dalam usaha penggemukan sapi potong terbagi menjadi 2 yaitu: manajemen pemeliharaan dan keuangan. Manajemen pemeliharaan meliputi : pemilihan bibit sapi, pakan dan minum, kandang, kesehatan, pemsaran, sedangkan untuk manajemen keuangan berupa : kas, laporan penjualan, rugi laba dan aktiva pasiva. Hal ini dilakukan 1) untuk memudahkan kita melihat perkembangan usaha ini, 2) memudahkan kita dalam mengajukan tambahan pinjaman modal. 3) keuntungan yang kita terima min 50% untuk menambah modal.
A. Manajemen Pemeliharaan
a. Pemilihan bibit sapi
Pemilihan bibit sapi, yaitu harus memperhatikan:
1. jenis bangsa sapi
Beberapa jenis sapi yang bagus untuk tuujuan usaha sapi potong, yaitu: sapi PO, sapi Bali, sapi Madura, sapi PFH, sapi Limousin dan sapi Simental. jika kita memilih jenis dan bangsa sapi harus juga melihat modal dan ketersediaan pakan. jika ketersedian pakan di lingkungan sekitar dekat dengan home industri (tahu dan tempe), penggilingan padi, tanaman palawija dan pasar maka sapi yang digunakan adalah sapi jenis limousin dan simmental, sapi PO sangat bagus dilingkungan yang ketersedian pakan yang rendah (hanya bisa memanfaatkan limbah pertanian).
2.Recording
Recording yaitu data atau catatan perkawinan yang dilakukan sapi yang bertujuan untuk menghindari perkawinan sedarah ( In Breeding ) sehingga kualitas keturunan sapi tersebut menjadi turun, dan banyak terjadi kasus kematian sapi, kelahiran sapi dalam kondisi cacat.
3. Jenis kelamin sapi
Sapi jantan mempunyai pertambahan bobot badan lebih tinggi dibanding sapi-sapi betina (Siregar, 2007), karena pakan yang diberikan sapi jantan dewasa untuk pembentukan komposisi daging, lemak dan otot. Sapi jantan bagus untuk usaha penggemukan, sedangkan sapi betina khusus untuk indukan dan perah.
4. umur sapi berhubungan dengan lama pemeliharaan
Menurut Ahmad et al. (2004); Ferdiman (2007) yang dikutip dari Suryana (2008) meengatakan bahwa sistem ini, sapi muda (umur 1,50â2tahun) dipelihara secara terus-menerus di dalam kandang dalam waktu tertentu untuk meningkatkan volume dan mutu daging dalam waktu relatif singkat. Berdasarkan umur sapi yang akan digemukkan, lama penggemukan dibedakan menjadi tiga (Sugeng 2006) yang dikutip dari Suryana (2008), yaitu: 1) untuk sapi bakalan dengan umur kurang dari 1 tahun, lama penggemukan berkisar antara 8â9 bulan, 2) untuk sapi bakalan umur 1â2 tahun, lama penggemukan 6â7 bulan, dan 3) untuk sapi bakalan umur 2â2,50 tahun, lama penggemukan 4â6 bulan.
5. performans sapi (tidak cacat)
Performans adalah bentuk tubuh sapi baik dari kepala, badan, kaki dan ekor. Ciri sapi yang sehat yaitu:
• Â Aktif, sigap, sadar dan tanggap terhadap perubahan situasi disekitarnya.
• Â Kondisi tubuhnya seimbang, tidak sempoyongan/pincang, langkah kaki mantap dan teratur, dapat bertumpu dengan empat kaki dan posisi punggung rata.
• Mata bersinar, sudut mata bersih, tidak kotor dan tidak ada perubahan pada selaput lendir/kornea mata.Kulit/bulu halus mengkilat, tidak kusam dan pertumbuhannya rata.
• Frekuensi nafas teratur (20-30 kali/menit), halus dan tidak tersengal-sengal.
• Denyut nadi (50-60 kali/menit), irama teratur dan nada tetap
b. ketersediaan pakan dan air
Keterseedian pakan dalam usaha penggemukan sapi perlu diperhatikan di lingkungan tempat yang akan menjadi usaha penggemukan, hal ini perlu dilakukan supaya pada musim kemarau sapi tidak kekurangan pakan maka perlu memperhatikan, yaitu:
dekat dengan persawahan / ladang / perkebunan
dekat dengan home industri (pembuatan tahu atau tempe)
memiliki lahan untuk ditanami rumput
dekat dengan pasar
Pemberian air minum diberikan secara ad libitum
c. Kandang
Kandang yaitu tempat tinggal ternak untuk berlindung dan berkembang biak. Kandang yang baik adalah tempat tinggal yang nyaman, aman (Bahan-bahan tidak melukai ternak) bersih dan sehat (sanitasi yang baik). Beberapa tips sukses penggemukan sapi potong adalah berawal dari kandang yang baik.
Bentuk: individual permanen atau semi permanen.
Bangunan: terbuat dari bambu/kayu/bata plus semen dilengkapi ventilasi.
Perlengkapan: tempat pakan dan minum
Saluran sanitasi untuk tempat penampungan kotoran.
Lantai: kayu, tanah dipadatkan atau bata dan semen.
Alas: rumput-rumputan, atau karpet .
Atap: genteng atau alang-alang.
Ukuran (per 1 ekor): 2 x 1,5 x 2 m.
d. Kesehatan
Ternak sapi juga dapat sakit, penyakit yang sering diderita sapi yaitu (cacingan, masuk angin dan penyakit kulit) maka dari itu ternak harus dijaga kesehatan dengan 1) seminggu sekali diberi vitamin dan mineral, 2) obat cacing diberikan seminggu sekali, 3) kebersihan kandang dan sanitasi, 4) penyakit kulit: a) ternak 3 hari sekali dimandikan, b) dibersihkan lukanya, c) diberi salem penyakit kulit untuk ternak.
B. Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan ini merupakan catatan data laporan keuangan berupa : aliran kas, laporan penjualan, rugi laba dan aktiva pasiva. Hal ini dilakukan 1) untuk memudahkan kita melihat perkembangan usaha ini, 2) memudahkan kita dalam mengajukan tambahan pinjaman modal. 3) keuntungan yang kita terima min 50% untuk menambah modal.
C Pemasaran
Pemasaran usaha penggemukan sapi potong dapat dijual ternak hidup atau sudah diolah (bakso, dendeng sapi, abon sapi, sosis) dan kotoran sapi.
Ternak hidup dijual, yaitu dengan cara, lakukan survei ke pasar terdekat untuk mengetahui cara menjual sapi di pasar tersebutCari informasi dari internet, teman dan pedagang sapi yang ada di pasar.
Cara Cepat Terindex Google, Yahoo dan Bing
Cara Agar Blog Cepat Terindex Google - Yahoo - Bing, banyak pertanyaan dari pengunjung tentang bagaimana cara cepat terindex Google atau di indeks oleh mesin pencari (search engine) yang lainnya pada blog/website, sebenarnya tips SEO ini sudah banyak diulas oleh para blogger maupun pakar SEO, tapi disini saya akan mengulas kembali dengan pengalaman yang saya ketahui.
Cara Cepat Terindex Search Engine Google
Terindeks oleh search engine adalah hal yang sangat penting bagi kemajuan dan perkembangan blog/website anda, tanpa di indeks blog anda akan kesepian pengunjung dan terlihat mati meskipun anda menulis konten yang fresh dan berkualitas tapi tetap konten anda akan seperti terkubur, nah disinilah pengetahuan SEO itu berfungsi agar konten pada blog anda dikenali dan terindex oleh mesin pencari seperti Google, Yahoo, Bing maupun search engine lainnya karena hampir 60% pengunjung akan datang dari mesin pencari, Ada beberapa teknik atau strategi yang harus anda terapkan agar cepat terindex.
Konten
Submit Sitemap ke Search Engine Google/Bing
Link Building Agar Postingan Cepat Terindex Mesin Pencari
Cara Cepat Terindex Google Dengan Social Bookmarking/Social Media
Internal Linking Dalam Halaman Blog/Website
Ping website/blog untuk memanggil Google/Bing spider
Komentar Pada Blog Agar Cepat Terindex Search Engine
Update Konten Blog/Website Secara Teratur
Submit Sitemap ke Search Engine Google/Bing
Sitemap adalah sebuah daftar isi yang menerangkan tentang apa yang ada pada blog/website anda, sitemap disini bukan daftar isi yang seperti ada pada halaman melainkan sitemap yang berupa XML, XML adalah sebuah bahasa yang hanya dimengerti oleh search engine. Untuk pengguna Wordpress bisa membuat sitemap dengan plugin, dan untuk pengguna Blogspot biasanya sudah terintegrasi, seperti pada contoh dibawah.
http://bloggerpeer.blogspot.com/sitemap.xml
http://bloggerpeer.blogspot.com/atom.xml?redirect=false&start-index=1&max-results=500
http://bloggerpeer.blogspot.com/feeds/posts/default?orderby=updated
Silahkan submit sitemap anda pada Google Webmaster Tools, untuk Bing/Yahoo silahkan submit ke Bing Webmaster Tools
Link Building Agar Postingan Cepat Terindex Mesin Pencari
Untuk cepat terindex anda harus membangun link ke halaman post anda, jangan hanya mencari link mengarah ke homepage saja, carilah link dofollow yang mengarah ke konten anda. Hal ini juga akan membuat blog anda menjadi populer dan terpercaya di mata search engine, mesin pencari seperti Google sangat senang dengan blog/web yang mempunyai link dofollow yang relevan yang mengarah ke halaman blog anda dan Google Pagerank pun bisa anda dapatkan.
Cara Cepat Terindex Google Dengan Social Bookmarking/Social Media
Salah satu cara yang sangat cepat agar blog anda terindex mesin pencari adalah dengan membagikan (share) konten anda pada situs social bookmark yang banyak di jumpai sekarang ini seperti Twitter, Facebook, Digg, Linkedin,dll ataupun situs social bookmark Indonesia seperti Infogue, lintas.me, Debuk,dll. Selain itu blog anda juga akan mendapatkan traffic dari situs social media tersebut.
Internal Linking Dalam Halaman Blog/Website
Jika anda ingin halaman baru pada situs anda diindeks cepat maka internal linking akan menjadi sangat berguna. Sebutkan halaman baru anda dengan anchor text link, dan perbarui (update) halaman yang sudah terindeks sebelumnya dengan menyertakan link ke halaman baru anda (pastikan pembahasan pada konten anda sebelumnya cocok dengan konten anda yang baru).
Linking halaman situs anda bukan hanya tentang membangun external backlink. Hal yang sangat penting juga adalah membangun link dalam website anda (internal linking) yang akan mengingatkan mesin pencari tentang kehadiran konten baru pada situs anda.
Ping website/blog untuk memanggil Google/Bing spider
Ping pada mulanya merupakan metode untuk blogger untuk memperingatkan mesin pencari pada konten baru di blog mereka. Namun, telah berkembang di mana setiap orang dapat menggunakannya untuk memperbarui (update) bukan hanya blog tapi juga website tradisional
Ping adalah sarana yang sangat berguna memperingatkan mesin pencari dan direktori untuk pembaruan dalam konten anda.
Ada banyak situs layanan ping online yang tersedia. Beberapa yang terbaik yang saya ketahui adalah:
pingoat.com
pingler.com
pingomatic.com
Komentar Pada Blog Agar Cepat Terindex Search Engine
Blog dengan pembaca yang aktif dan banyak konten baru akan di crawled secara teratur oleh search engine, dengan berkomentar pada blog seperti itu maka anda akan mendapatkan imbas dari popularitasnya dan akan mendapatkan halaman sendiri diindeks dengan cepat. Cobalah mengomentari posting terakhir pada blog-blog yang sudah terkenal dan mempunyai ranking tinggi, ini adalah cara yang sangat efektif untuk mendapatkan halaman baru diindeks cepat dan pastikan bahwa anda menggunakan halaman yang ingin diindeks sebagai URL website anda ketika berkomentar tidak hanya halaman muka (homepage) saja.
Update Konten Blog/Website Secara Teratur
Pastikan anda memperbarui situs anda secara teratur, konten yang fresh adalah penting untuk mendapatkan halaman baru diindeks. Jika konten yang ada pada blog anda sudah basi maka search engine tidak akan menjelajahi (crawl) blog anda secara teratur, Di sisi lain, jika anda menjaga blog anda segar dan diperbarui (meskipun memperbarui halaman indeks) maka spider mesin pencari akan terus datang kembali. Sebagai alasan kenapa banyak blog mempunyai peringkat baik dan konten nya terindeks cepat tidak lain adalah karena si pemilik blog sering memperbarui situs mereka dengan konten baru yang segar.
Itulah beberapa tips seo tentang cara agar blog terindex cepat oleh search engine/mesin pencari sesuai dengan pengalaman saya, kalau ada kekurangan dan saran lain bisa disampaikan melalui komentar
Happy Blogging..!
Selamat Mencoba.. !!! Salam Sukses
Jumat, November 29, 2013
Bai Fang Li si Orang Miskin yang Kaya
Namanya BAI FANG LI, orang miskin yang pekerjaannya adalah tukang becak. Seluruh hidupnya dihabiskan di atas sadel becaknya, mengayuh dan mengayuh untuk memberi jasanya kepada orang yang naik becaknya. Mengantarkan kemana saja pelanggannya menginginkannya, dengan imbalan uang sekedarnya.
Tubuhnya tidaklah perkasa. Perawakannya malah tergolong kecil untuk ukuran becaknya atau orang-orang yang menggunakan jasanya. Tetapi semangatnya luar biasa untuk bekerja. Mulai jam enam pagi setelah melakukan rutinitasnya untuk bersekutu dengan Tuhan. Bai Fang Li melalang di jalanan, di atas becaknya untuk mengantar para pelanggannya. Dan ia akan mengakhiri kerja kerasnya setelah jam delapan malam.
Para pelanggannya sangat menyukai Bai Fang Li, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Dan ia tak pernah mematok berapa orang harus membayar jasanya. Namun karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Mungkin karena tidak tega, melihat bagaimana tubuh yang kecil malah tergolong ringkih itu dengan nafas yang ngos-ngosan (apalagi kalau jalanan mulai menanjak) dan keringat bercucuran berusaha mengayuh becak tuanya.
Bai Fang Li tinggal disebuah gubuk reot yang nyaris sudah mau rubuh, di daerah yang tergolong kumuh, bersama dengan banyak tukang becak, para penjual asongan dan pemulung lainnya. Gubuk itupun bukan miliknya, karena ia menyewanya secara harian. Perlengkapan di gubuk itu sangat sederhana. Hanya ada sebuah tikar tua yang telah robek-robek dipojok-pojoknya, tempat dimana ia biasa merebahkan tubuh penatnya setelah sepanjang hari mengayuh becak.
Gubuk itu hanya merupakan satu ruang kecil dimana Bai Fang Li biasa merebahkan tubuhnya beristirahat, di ruang itu juga ia menerima tamu yang butuh bantuannya, di ruang itu juga ada sebuah kotak dari kardus yang berisi beberapa baju tua miliknya dan sebuah selimut tipis tua yang telah bertambal-tambal. Ada sebuah piring seng comel yang mungkin diambilnya dari tempat sampah dimana biasa ia makan, ada sebuah tempat minum dari kaleng. Di pojok ruangan tergantung sebuah lampu templok minyak tanah, lampu yang biasa dinyalakan untuk menerangi kegelapan di gubuk tua itu bila malam telah menjelang.
Bai Fang Li tinggal sendirian di gubuknya. Dan orang hanya tahu bahwa ia seorang pendatang. Tak ada yang tahu apakah ia mempunyai sanak saudara sedarah. Tapi nampaknya ia tak pernah merasa sendirian, banyak orang yang suka padanya, karena sifatnya yang murah hati dan suka menolong. Tangannya sangat ringan menolong orang yang membutuhkan bantuannya, dan itu dilakukannya dengan sukacita tanpa mengharapkan pujian atau balasan.
Dari penghasilan yang diperolehnya selama seharian mengayuh becaknya, sebenarnya ia mampu untuk mendapatkan makanan dan minuman yang layak untuk dirinya dan membeli pakaian yang cukup bagus untuk menggantikan baju tuanya yang hanya sepasang dan sepatu bututnya yang sudah tak layak dipakai karena telah robek. Namun dia tidak melakukannya, karena semua uang hasil penghasilannya disumbangkannya kepada sebuah Yayasan sederhana yang biasa mengurusi dan menyantuni sekitar 300 anak-anak yatim piatu miskin di Tianjin. Yayasan yang juga mendidik anak-anak yatim piatu melalui sekolah yang ada.
Hatinya sangat tersentuh ketika suatu ketika ia baru beristirahat setelah mengantar seorang pelanggannya. Ia menyaksikan seorang anak lelaki kurus berusia sekitar 6 tahun yang yang tengah menawarkan jasa untuk mengangkat barang seorang ibu yang baru berbelanja. Tubuh kecil itu nampak sempoyongan mengendong beban berat di pundaknya, namun terus dengan semangat melakukan tugasnya. Dan dengan kegembiraan yang sangat jelas terpancar di mukanya, ia menyambut upah beberapa uang recehan yang diberikan oleh ibu itu, dan dengan wajah menengadah ke langit bocah itu berguman, mungkin ia mengucapkan syukur pada Tuhan untuk rezeki yang diperolehnya hari itu.
Beberapa kali ia perhatikan anak lelaki kecil itu menolong ibu-ibu yang berbelanja, dan menerima upah uang recehan. Kemudian ia lihat anak itu beranjak ke tempat sampah, mengais-ngais sampah, dan waktu menemukan sepotong roti kecil yang kotor, ia bersihkan kotoran itu, dan memasukkan roti itu ke mulutnya, menikmatinya dengan nikmat seolah itu makanan dari surga.
Hati Bai Fang Li tercekat melihat itu, ia hampiri anak lelaki itu, dan berbagi makanannya dengan anak lelaki itu. Ia heran, mengapa anak itu tak membeli makanan untuk dirinya, padahal uang yang diperolehnya cukup banyak, dan tak akan habis bila hanya untuk sekedar membeli makanan sederhana.
“Uang yang saya dapat untuk makan adik-adik saya….,” jawab anak itu.
“Orang tuamu dimana…?” tanya Bai Fang Li.
“Saya tidak tahu…., ayah ibu saya pemulung…. Tapi sejak sebulan lalu setelah mereka pergi memulung, mereka tidak pernah pulang lagi. Saya harus bekerja untuk mencari makan untuk saya dan dua adik saya yang masih kecil…,” sahut anak itu.
Bai Fang Li minta anak itu mengantarnya melihat ke dua adik anak lelaki bernama Wang Ming itu. Hati Bai Fang Li semakin merintih melihat kedua adik Wang Fing, dua anak perempuan kurus berumur 5 tahun dan 4 tahun. Kedua anak perempuan itu nampak menyedihkan sekali, kurus, kotor dengan pakaian yang compang camping.
Bai Fang Li tidak menyalahkan kalau tetangga ketiga anak itu tidak terlalu perduli dengan situasi dan keadaan ketiga anak kecil yang tidak berdaya itu, karena memang mereka juga terbelit dalam kemiskinan yang sangat parah, jangankan untuk mengurus orang lain, mengurus diri mereka sendiri dan keluarga mereka saja mereka kesulitan.
Bai Fang Li kemudian membawa ke tiga anak itu ke Yayasan yang biasa menampung anak yatim piatu miskin di Tianjin. Pada pengurus yayasan itu Bai Fang Li mengatakan bahwa ia setiap hari akan mengantarkan semua penghasilannya untuk membantu anak-anak miskin itu agar mereka mendapatkan makanan dan minuman yang layak dan mendapatkan perawatan dan pendidikan yang layak.
Sejak saat itulah Bai Fang Li menghabiskan waktunya dengan mengayuh becaknya mulai jam 6 pagi sampai jam 8 malam dengan penuh semangat untuk mendapatkan uang. Dan seluruh uang penghasilannya setelah dipotong sewa gubuknya dan membeli dua potong kue kismis untuk makan siangnya dan sepotong kecil daging dan sebutir telur untuk makan malamnya, seluruhnya ia sumbangkan ke Yayasan yatim piatu itu. Untuk sahabat-sahabat kecilnya yang kekurangan.
Ia merasa sangat bahagia sekali melakukan semua itu, ditengah kesederhanaan dan keterbatasan dirinya. Merupakan kemewahan luar biasa bila ia beruntung mendapatkan pakaian rombeng yang masih cukup layak untuk dikenakan di tempat pembuangan sampah. Hanya perlu menjahit sedikit yang tergoyak dengan kain yang berbeda warna. Mhmm… tapi masih cukup bagus… gumamnya senang.
Bai Fang Li mengayuh becak tuanya selama 365 hari setahun, tanpa perduli dengan cuaca yang silih berganti, di tengah badai salju turun yang membekukan tubuhnya atau dalam panas matahari yang sangat menyengat membakar tubuh kurusnya.
“Tidak apa-apa saya menderita, yang penting biarlah anak-anak yang miskin itu dapat makanan yang layak dan dapat bersekolah. Dan saya bahagia melakukan semua ini…,” katanya bila orang-orang menanyakan mengapa ia mau berkorban demikian besar untuk orang lain tanpa perduli dengan dirinya sendiri.
Hari demi hari, bulan demi bulan dan tahun demi tahun, sehingga hampir 20 tahun Bai Fang Li menggenjot becaknya demi memperoleh uang untuk menambah donasinya pada yayasan yatim piatu di Tianjin itu. Saat berusia 90 tahun, dia mengantarkan tabungan terakhirnya sebesar RMB 500 (sekitar 650 ribu rupiah) yang disimpannya dengan rapih dalam suatu kotak dan menyerahkannnya ke sekolah Yao Hua.
Bai Fang Li berkata “Saya sudah tidak dapat mengayuh becak lagi. Saya tidak dapat menyumbang lagi. Ini mungkin uang terakhir yang dapat saya sumbangkan….,” katanya dengan sendu.
Semua guru di sekolah itu menangis….
Bai Fang Li wafat pada usia 93 tahun, ia meninggal dalam kemiskinan. Sekalipun begitu, dia telah menyumbangkan disepanjang hidupnya uang sebesar RMB 350.000 (kurs 1300, setara 455 juta rupiah, jika tidak salah) yang dia berikan kepada Yayasan yatim piatu dan sekolah-sekolah di Tianjin untuk menolong kurang lebih 300 anak-anak miskin.
Foto terakhir yang orang punya mengenai dirinya adalah sebuah foto dirinya yang bertuliskan ”Sebuah Cinta yang istimewa untuk seseorang yang luar biasa”.
Bila SESEORANG yang miskin menyumbang dari kekurangannya, maka ia adalah salah satu PENGHUNI SURGA yang diutus ke dunia, yang mengajarkan kita untuk selalu BERSYUKUR dan selalu BERBAGI kepada sesama.
Jumat, November 29, 2013
Arti Kehidupan
Kehidupan bukanlah sekedar rutinitas.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencurahkan potensi diri kita untuk orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita berbagi suka dan duka dengan orang yang kita sayangi.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita bisa mengenal orang lain.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita melayani setiap umat manusia.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita mencintai pasangan kita, orang tua kita, saudara, serta mengasihi sesama kita.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita belajar dan terus belajar tentang arti kehidupan.
Kehidupan adalah kesempatan untuk kita selalu mengucap syukur kepada Yang Maha Kuasa.
Kamis, November 28, 2013
Jika Esok Hari tak Datang kembali
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu terlelap tidur, Aku akan menyelimutimu dengan lebih rapat dan berdoa kepada Tuhan agar menjaga jiwamu.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kulihat dirimu melangkah keluar pintu, Aku akan memelukmu erat dan menciummu dan memanggilmu kembali untuk melakukannya sekali lagi.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya kudengar suaramu memuji, Aku akan merekam setiap kata dan tindakan dan memutarnya lagi sepanjang sisa hariku.
Bila kutahu ini akan menjadi terakhir kalinya, aku akan meluangkan waktu ekstra satu atau dua menit, Untuk berhenti dan mengatakan “Aku mencintaimu” dan bukannya menganggap kau sudah tahu.
Jadi untuk berjaga-jaga seandainya esok tak pernah datang dan hanya hari inilah yang kupunya, Aku ingin mengatakan betapa aku sangat mencintaimu dan kuharap kita takkan pernah lupa.
Esok tak dijanjikan kepada siapa pun, baik tua maupun muda. Dan hari ini mungkin kesempatan terakhirmu untuk memeluk erat orang tersayangmu.
Jadi, bila kau sedang menantikan esok, mengapa tidak melakukannya sekarang?
Karena bila esok tak pernah datang, kau pasti akan menyesali hari.
Saat kau tidak meluangkan waktu untuk memberikan sebuah senyuman, pelukan atau ciuman. Dan saat kau terlalu sibuk untuk memberi seorang yang ternyata merupakan permintaan terakhir mereka.
Jadi, dekap erat orang-orang tersayangmu hari ini dan bisikkan di telinga mereka, bahwa kau sangat mencintai mereka dan kau akan selalu menyayangi mereka.
Luangkan waktu untuk mengatakan “Aku menyesal”, “Maafkan aku”, Terima kasih”, atau “aku tidak apa-apa”
Dan bila esok tak pernah datang, kau takkan menyesali hari ini.
Kamis, November 28, 2013
Membangun Sukses Dari Hal Yang Kita Sukai
Alkisah ada seorang anak muda yang sangat menyukai boneka hingga ia belajar bagaimana menjadi ahli pembuat boneka. Sayangnya, anak muda ini sangat kikuk, dan guru serta murid-murid lainnya selalu berkata bahwa dia tidak punya kemampuan untuk membuat boneka, dan bahwa dia tidak akan pernah berhasil.
Meski demikian, anak muda ini tetap bisa menikmati sehingga ia tak henti-hentinya melatih diri agar berkembang. Walau sudah bekerja keras, mereka akan selalu menemukan kesalahan pada boneka-boneka buatan anak muda ini, dan akhirnya mereka pun mengeluarkan si anak muda dari pelatihan itu.
Tapi anak muda itu tidak menyerah begitu saja. Ia memutuskan sejak saat itu akan menghabiskan seluruh waktunya membuat satu jenis boneka. Dan setiap kali menemukan kekurangan pada bonekanya, ia akan membuangnya dan memulai lagi dari awal. Tahun demi tahun pun berlalu, dan dengan setiap percobaan baru, bonekanya menjadi sedikit lebih baik. Kini, bonekanya jauh lebih baik dari hasil karya teman-temannya. Meski begitu, si anak muda ini tetap melakukan perbaikan, mencari “kesempurnaan”. Hidup seperti itu membuat anak muda ini kurang mampu mampu mencari nafkah, dan banyak orang menertawakan kondisinya yang miskin.
Ketika usianya sudah semakin tua, karya bonekanya sangatlah indah. Begitu bagusnya hingga suatu hari setelah berpuluh-puluh tahun bekerja, ia menyelesaikan satu boneka, dan berkata, “Saya tidak melihat ada yang kurang. Kali ini hasilnya sempurna.” Dan, untuk pertama kalinya dari sekian tahun lamanya, alih-alih membuang boneka ini, ia malah menaruhnya di atas rak. Ia benar-benar merasa puas dan bahagia.
Dan sisa ceritanya menjadi sejarah.
Boneka yang sempurna itu menjadi hidup, mengalami ribuan petualangan, dan memberikan pria tua yang bernama Geppetto itu kebahagiaan yang jauh lebih besar daripada yang didapat pembuat boneka lainnya yang terkenal dari hasil-hasil karyanya.
Membangun sukses kita dari hal-hal yang kita sukai. Dengan ketekunan & semangat tinggi, serta terus berusaha memperbaiki, maka apapun yang dikerjakan akan membuat waktu dan talenta kita lebih bernilai.
Kamis, November 28, 2013
Kisah Si Tukang Gorengan
Alkisah ada seorang penjual gorengan yang selalu menyisakan buntut singkong goreng yang tak terjual. Dia selalu memberikan sisa gorengan tersebut pada seorang bocah yang sering main di tempatnya mangkal.
Tanpa terasa, sudah lebih dari 20 tahun dia menjalani usahnya itu. Namun tidak ada perubahan yang berarti; usahanya tetap begitu2 saja.
Suatu hari, datang seorang pria membawa mobil mewah, lalu berhenti di depan gerobak gorengannya. Pria itu bertanya, “Ada gorengan buntut singkong, Pak?”
Si tukang gorengan lantas menjawab, “Nggak ada, Mas.”
“Saya kangen sama buntut singkongnya, Pak. Dulu waktu kecil, ketika ayah saya baru meninggal, tidak ada yang membiayai hidup saya. Teman-teman saya mengejek saya karena tidak bisa beli jajanan. Tapi waktu itu, Bapak selalu memberi buntut singkong goreng kepada saya, setiap kali saya main di dekat gerobak bapak,” ujar pria muda itu.
Tukang gorengan terperangah. “Yang saya berikan dulu kan cuma buntut singkong.. Kenapa kamu masih ingat saya?”
“Bapak tidak sekadar memberi buntut singkong, tapi juga sudah memberikan kebahagiaan dan harapan buat saya. Saya mungkin tidak bisa membalas budi baik Bapak. Tapi, saya ingin memberangkatkan Bapak ke Tanah Suci. Semoga Bapak bahagia,” lanjut pria itu.
Si tukang singkong goreng hampir tidak percaya. Hanya sebuah kebaikan/sedekah kecil tapi mendatangkan berkah yang begitu besar!
Selalu bersyukur & berbuat baik. Sekecil apa pun, asal ikhlas dan tulus, pasti akan membuahkan kebahagiaan dan keberkahan.

Kamis, November 28, 2013
Cerita Inspirasi
Thomas Paine, seorang negarawan Amerika pernah mengatakan, ".... Dipuji dan ditertawakan itu kerap kali begitu dekat kaitannya hingga sulit dikelompok-kelompokkan secara terpisah. Satu langkah saja di atas pujian sudah membuatnya jadi bahan tertawaan. Begitu pula satu langkah di atas yang ditertawakan dapat membuatnya menjadi di puji lagi.
Anda tahu tentang cerita detektif terkenal, si Sherlock Holmes dan temannya Watson?
Memang kisah jenaka yang sering kita dengar antara Sherlock Holms dan Watson di bawah ini bisa dibilang sekedar lelucon. Tapi bisa jadi moral ceritanya justru mau menunjukkan apa yang dimaksudkan oleh Thomas Paine di atas.
Pernah dengar? Suatu sore Sherlock Holmes dan asisten setianya Watson sedang berkemah di tengah ekspedisinya. Setelah menyelesaikan makan malamnya, kedua orang ini lantas masuk dan tidur nyenyak di dalam tendanya.
Tengah malam tiba-tiba Holmes membangunkan sang asisten.
"Watson, bangun! Coba katakan yang kau lihat?"
Sambil mengucek-ucek mata Watson lantas melihat ke atas langit malam, "Aku melihat bermiliar-miliar bintang."
"Lantas apa arti semua itu" sergah Holmes.
"Miliaran bintang itu pertanda adanya potensi terbentuknya jutaan planet," jawab Watson. "Namun waktu kalau berdasarkan posisi Bulan, saat ini mendekati pukul 05.00 subuh."
"Apa lagi?" desak sang Bos.
"Ah, aku masih ngantuk dan capek. Kalau menurut kami sendiri, apa arti semua itu?"
Yang ditanya terdiam sejenak. Lalu menjawab, "Watson Sayang! Artinya ada maling mencuri TENDA kita!"
Sahabat, terkadang, sekali bahkan lebih, dalam hidup ini kita juga seperti Watson.
Anda pernah mengalami kejadian seperti Watson? ditunggu ceritanya... :)
---
diambil dari majalah Intisari, Agustus 2004
Kamis, November 28, 2013
Panjang Tangan Dan Sedekah
Dalam suatu riwayat Aisyah pernah berkisah, bahwa suatu waktu setelahkematian Nabi SAW, para istrinya berkumpul pada suatu rumah salah satu diantaranya. Lalu mereka mengukur tangan-tangan mereka di tembok untuk mencari tangan mana yang terpanjang. Aktivitas ini sering dilakukan mereka, sampai meninggalnya Zainab binti Jahsy. Apa sebab hal ini dilakukan oleh para istri Nabi SAW? Ternyata, suatu waktu Rasulullah SAW pernah bersabda seperti diriwayatkan Bukhari dan Muslim, "Bahwa yang paling cepat menyusul diriku dari kalian (istri-istriku) adalah yang paling pajang tangannya." Yang paling cepat menyusul Rasulullah SAW adalah Zainab binti Jahsy. Sementara Zainab memiliki tangan yang pendek dan bukan yang terpanjang bila dibandingkan dengan istri Nabi SAW lainnya. Mengapa Zainab? Menurut Aisyah dinukil dari hadits yang sama, karena Zainab bekerja dengan tangannya sendiri dan selalu bersedekah. Bahkan pada suatu riwayat yang dikeluarkan oleh ath-Thbarani dalam al-Ausath disebutkan bahwa Zainab radhiallhu 'anha merajut pakaian kemudian memberikannya kepada pasukan Nabi SAW. Para pasukan Nabi SAW menjahit serta memanfaatkannya pada saat peperangan. Akhirnya para istri Nabi SAW pun mengetahui maksud Nabi SAW mengenai apa yang disebutnya dengan "panjang tangan", yakni suka bersedekah. Dan Zainab-lah ang dimaksud dalam hadits tersebut. Wallahu'alam. Oleh Diyah Kusumawardhani, dimuat dalam Majalah Sabili edisi 23 tahun XVIII Agustus 2011
Kamis, November 28, 2013
Langganan:
Komentar (RSS)



